Berjuta bahkan milyaran makna terkandung dalam satu kata âcintaâ. Berjuta buku bertema cinta telah beredar dan tak semuanya mempunyai makna yang sama. Walau berbeda, cinta tetaplah cinta.
Cinta kadang sederhana. Cinta kadang rumit. Cinta tergantung apa yang ada dalam kepala. Cinta bisa menjadi apa yang kita inginkan. Cinta bisa menjadi apa yang tidak kita inginkan. Cinta mampu membuat dua kepala berbeda yang memiliki banyak perbedaan bersatu dalam kesepahaman antara satu sama lain.
Seperti cinta, sepakbola tidak mengenal perbedaan. Sepakbola bisa mempersatukan orang dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan. Sepakbola pun juga bisa membuat seseorang lupa akan segalanya. Gembira, sedih, marah, kesal. Layaknya cinta, Sepakbola adalah sesuatu yang menyenangkan untuk diikuti. Kehadirannya terkadang membawa seribu satu macam kisah menarik yang mewarnai perjalanan hidup seseorang.
Sama seperti beragam cara memaknai cinta, sepakbola dapat dinikmati dengan beragam cara. Tidak semua penikmat sepakbola memiliki pemikiran sama. Tidak semua manajer atau pelatih memiliki taktik yang sama. Mendukung kesebelasan yang sama saja tidak menjamin dua orang memiliki pemikiran yang sama. Karena sepakbola seperti cinta.
Sepakbola dan cinta mempunyai banyak persamaan. Cinta yang hakiki adalah cinta yang hanya memandang indah kepada yang dicintai. Cinta yang hakiki adalah mencintai tanpa alasan. Karena cinta tidak membutuhkan alasan. Logika pasti kalah oleh kekuatan cinta. Pernahkan kau bertanya kenapa seseorang masih saja mendukung kesebelasan yang ia cintai walau kesebelasan tersebut sering kalah atau bahkan tidak memenangi apa pun selama puluhan tahun? Untuk apa mereka masih memberi dukungan kepada kesebelasan yang hanya bisa memberi pahit? Tentu karena cinta mereka yang hakiki, cinta tanpa adanya alasan untuk mencintai.
Tentu mudah mendukung kesebelasan yang terus menerus meraih kemenangan dan rutin menjadi juara. Tapi mendukung kesebelasan kecil perkara lain. Tidak jarang hasil akhir tidak sesuai keinginan. Di situlah cinta diuji.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa kita tidak bisa menentukan kepada siapa kita jatuh cinta. Dalam sepakbola pun sama; seorang pendukung tidak bisa menentukan hendak mendukung kesebelasan apa. Karena cinta dan sepakbola adalah sama: sama-sama berasal dari hati bukan karena paras cantik atau banyaknya trofi.
Benar atau salah?







8 komentar:
Benar👌
Benar itu berarti tidak salah,ya kan?
Sayangnya saya tdk cinta sepakbola wkwkwk
InsyaAllah benar😂
👌
Ajarin cinta bolaa
Coba cintai negaranya dulu😊
Kamu kan cinta ....., cinta bola karna cinta tanah air
Posting Komentar