Hai,teman - teman,apa kabar?semoga
dalam keadaan baik dan selalu diberkahi Tuhan.Today,aku mau menceritakan tentang diriku (yang mungkin baru pertama kali aku cerita panjang lebar di medsos:v).Semoga kalian nggak bosan ya membacanya dan bisa mengambil hal positif dari ceritaku.
Dari luar mungkin aku itu kesannya cuek,serius,ramah,kekanak - kanakan, feminim.Tapi percayalah pernyataan diatas ada yang benar ada yang salah kok😂.Mari kita cari tahu kebenaran dan kesalahannya.
Masa kecilku cukup menyenangkan dengan dunia yang tanpa beban.Aku tinggal bersama keluarga sederhana yang terdiri dari bapak,ibu,dan kakakku yang paling baik (walaupun kadang keras kepala).Dari keluargalah karakterku dibentuk.Waktu kecil,aku tidak banyak mempunyai teman perempuan,malah hampir semuanya laki - laki.Teman - teman yang selalu rutin bermain bersamaku bernama Dicky,Dimas,Syahrul,dan Lilik.Setiap sore kita selalu berkumpul di depan masjid dekat rumahku untuk bermain permainan yang sedang musimnya (dalam bahasa Jawa yaitu "umsume"), seperti bermain layang - layang,petak umpet,badminton,tempolongan,dan mencari jejak.Kadang - kadang sih kalau ada kakakku,kita bermain sepakbola dan aku jadi backnya.Ketika adzan maghrib sudah berkumandang, itu tandanya kita harus pulang ke rumah masing - masing.Ketika bulan ramadhan,aku dan teman - temanku (Dicky,Dimas,Syahrul,dan Lilik) mempunyai suatu kebiasaan yaitu setelah salat maghrib,bukannya makan,kita malah membeli petasan di rumah Dimas.Biasanya masing - masing dari kita hanya membeli 1 petasan dikarenakan uang kita rata - rata hanya 2 ribu.Kemudian kita akan menyalakannya one by one.Petasan pertama yang kita nyalakan adalah petasan disko dan yang terakhir adalah petasan air mancur.
Aku sekolah di SD N 1 Jambeyan,ketika kelas 1 SD,aku mempunyai teman bernama Rani.Kita selalu bersama,baik di kelas maupun di luar kelas,seperti sesuatu yang tidak dapat dipisahkan (cieelah).Tetapi ketika kita naik ke kelas 2,orang tua Rani memutuskan untuk memindahkan Rani ke sekolah lain (dekat rumah neneknya).Pada saat itu aku merasa sedih dan bingung karena aku tidak mempunyai teman akrab selain Rani.Seiring berjalannya waktu,aku mulai akrab dengan temanku lainnya yang bernama Hesti dan Fara.Dan merekalah yang selanjutnya mengisi hari - hariku selama +5 tahun,ya walaupun kadang - kadang kita musuhan tetapi ada saja hal yang membuat kita baikan.Sejak SD kelas 1 sampai kelas 6 aku mendapatkan peringkat 1,sehingga jika nilai tugas/PR/ulanganku tidak jadi yang terbaik/kalah dengan orang lain maka aku akan menangis (kalau tidak percaya tanyakan kepada Fara😂).Walaupun jumlah murid di SD tempatku belajar sedikit (bahkan tidak lebih dari 50 murid),tetapi aku tetap bangga,apalagi dengan teman - teman angkatanku (Ridho,Rony,Fara,Hesti,
Takhlis,Yudha,Dimas) yang menjadikan masa kecilku menjadi lebih berarti dari masa sekarang:v,hope we will meet again and we can laugh together:( (kalau diceritakan nggak ada habisnya).

Menginjak SMP aku mulai beradaptasi untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa karena dimasa ini hal baru akan menyulitkanku dan jika aku tidak berusaha untuk memahaminya maka aku akan tertinggal.Walaupun kadang - kadang aku masih mengeluh,tetapi aku mulai bisa mengikuti alurnya dan alhamdulillah hasilnya diluar dugaanku.Saat kelas 7 aku pernah mengikuti OSIS,walaupun hanya menjadi seksi konsumsi (yang tugasnya mengambil makanan di kopsis:v) tujuanku mengikuti OSIS adalah untuk melatih mentalku agar tidak grogi menghadapi banyak orang (hal ini sulit kutaklukkan sampai sekarang).Tetapi setelah kelas 8 aku memutuskan untuk tidak mengikuti seleksi OSIS lagi karena kegiatanku sudah terlalu banyak.
Aku bukan seorang yang populer,karena aku juga tidak terlalu berambisi untuk menjadi populer.Aku berusaha untuk menjadi yang tebaik dalam bidang akademis,karena dengan berilmu kita bisa melakukan hal - hal yang sesuai aturan dan tidak menyakiti hati orang lain (generasi penerus bangsa harus punya sifat ini nih).Oh iya,aku juga seorang sportlovers (khususnya olahraga sepakbola dan badminton).Karena dengan sepakbola dan badminton aku bisa melupakan beban - beban berat yang ada di kepalaku.Beruntung,aku mempunyai teman - teman yang tidak labil dalam menjalin pertemanan,seperti Nabila dengan kesabarannya,Gholiza dan Risia dengan pengalamannya,Fara dengan kesetiaannya,Azzizah dan Maya dengan tingkah kocaknya,dll.Sebentar lagi kita akan segera berpisah,jangan lupakan aku ya,tetap berhubungan baik.Aku akan kangen kalian.
Sudah terlalu banyak nih aku mengetik dan bercerita dari lubuk hati yang paling dalam (drama sedikitlah😂) ,sekian terimakasih:).
Don't forget to comment yes ^_^





















